Gabungan Rupa dan Musik di Thursday Noise Exhibition


perform bangkutaman/dok.pribadi bangkutaman / unknown
By: Ahmad Budiarjo
Posted: 13, Feb 2015

Gagasan acara yang seringkali menyuguhkan band-band berirama bising yang biasa diadakan setiap kamis malam bertajuk "Thursday Noise" kini sudah memasuki tahap keenam kalinya diadakan. Namun berbeda dengan tampilan gigs-gigs yang sudah diadakan sebelumnya, kali ini Thursday Noise menyematkan nama "Exhibition" bukan lagi volume ke tagline acaranya tersebut.

Exhibition? Maksudnya pameran gitu? Ya, exhibition yang disematkan untuk tema sengaja dipilih oleh panitia acara. Lalu apa saja yang ditampilkan didalam pameran yang seharusnya merupakan sebuah gigs musik? Seperti diketahui sebelumnya, Thursday Noise dari mulai pertama berdiri acapkali telah membuat sesuatu yang berbeda dan baru, salah satunya dengan melibatkan pembuatan poster acara lewat sistem pemilihan dengan target si pembuat yang dicari bukan lain adalah para penikmat setia irama noise. "Awalnya gagasan ini gue sengaja mengajak masing-masing band (yang tampil di Thursday Noise) untuk membuat poster versi masing-masing, dan yang terkeren posternya (munurut kami) akan dijadikan poster resmi Thursday Noise!" ungkap jimi multhazam salah seorang suksesor dibalik acara tersebut.

Lewat ide yang serba tiba-tiba dan terlintas dikepala tadilah akhirnya Thursday Noise selalu sukses diselenggarakan, "Berangkat dari ide sederhana inilah akhirnya berkembang jadi Thursday Noise Poster Contest di Volume 4 dan 5, yang di dua edisi itu melibatkan para penonton setia acara ini (Thursday Noise)." Lanjut jimi seperti apa yang sudah dijelaskan dalam katalog cuma-cuma saat acara akan bergulir.

Lantas apakah hanya poster-poster saja yang dipajang saat acara Thursday Noise Exhibition berlangsung? Jangan merengut dulu! Kurasi lain yang tidak kalah menarik saat pameran adalah banyaknya bingkai foto yang ditempelkan di dinding-dinding ruang pameran.

Foto-foto tersebut adalah hasil bidikan para penonton setia entah itu lewat kamera serius atau instagram, alasannya kenapa dipajang? Inilah satu lagi alternative yang membedakan Thursday Noise dengan gigs-gigs lain, selain poster contest rupanya Thursday Noise turut menyediakan pula photo contest!

Salah satu yang menarik adalah foto Frigi-Frigi feat. Morfem ini 

Dari lima edisi yang sudah terlewatkan, sedikitnya 47 artist (dalam katalog) yang diraup oleh Thursday Noise untuk memamerkan karya mereka. Dan (bisa dibilang) edisi ke enam ini salah satu yang spesial adalah hadirnya Stenzilla, duo stencil artist asal Jakarta yang mengisi sudut ruang yang bertempat di Fairground SCBD dengan kemahiran cat semprotnya. Stencil art karya dari Stenzilla ini dibuat dibelakang stage music dengan bernuansa gambar stencil crowd penonton dari yang mulai stage diving hingga melambaikan tangan ke udara sedang untuk music performancenya sendiri terletak ditengah-tengah ruang jadi selintas seperti si pemusik dikelilingi oleh kerumunan massa yang menyatu dari "belakang", depan, kanan, dan kiri. Untuk persoalan line up, unit folk asal jogja (yang kini akhirnya pindah haluan jadi jakarta) terpilih adalah bangkutaman.

Lha? Noise? Bangkutaman? Tenang-tenang jangan keburu nafsu dulu. Bangkutaman bisa diibaratkan sebagai pemanis suasana yang kalau kata gitarisnya sendiri J. Irwin malam itu "bangkutaman disini datang untuk menyejukkan suasana dan untuk mewakili noisenya sendiri kalian bisa melihat-lihat artwork yang ada disekeliling pameran ini." Ucap J.Irwin. Bangkutaman memainkan 14 lagu malam itu diawali dengan tiga lagu top 40 versi 60-70an yang pertama adalah Here Come The Sun milik Beatles di medley oleh Have You Ever Seen The Rain sampai i'll feel a whole a lot punya The Byrds. Dilagu ke empat dan seterusnya sampai di penghujung lagu ada Ode Buat Kota , hits yang memang sudah mereka bangetlah.

Perlu dicatat pada malam itu dari bangkutaman adalah dengan drummer baru, acum bermain gitar akustik dan yang seharusnya madava (keyboard) kini menjadi bassist menggantikan acum!

Pesta usai? Belum, masih ada DJ Robot aka Henry Foundation (frigi-frigi dan Goodnight Electric) yang memainkan musik kreasinya sendiri. Meski nuansa yang ditampikan dalam Thursday Noise Exhibition malam itu tidak ada bising-bisingnya, namun sajian visual yang ditawarkan sudah cukup mewakili kekelaman noise lewat artwork berupa poster, galeri foto, dan tidak lupa juga cuplikan video-video panggung hasil Thursday Noise masa lalu.