Berbagi Kisah di Balik Rilisan Vinyl 7'' ((AUMAN))


foto diambil dari aumanrimau.wordpress.com / unknown
By: Dicky Nuari
Posted: 12, Nov 2014

Band heavy rock/punk asal Sumatera Selatan bernama ((AUMAN)) mengeluarkan rilisan terbarunya yang diberi nama DIORAMARABAHAYA dengan format vinyl 7'' yang dirilis Unleash Records (Solo). Yang paling menarik pertama-tama melihat album ini adalah gambar sampul albumnya yang keren. Ternyata orang yang membuat gambar sampul tersebut juga salah dua dari kolaborator di band tersebut ialah Aulia Effendy dan Erwin Wijaya dari GOORM.

Album vinyl 7'' ini bukanlah berisi materi terbaru dari ((AUMAN)) melainkan lagu-lagu yang telah dirilis pada album Suar Marabahaya. Namun di album DIORAMARABAHAYA lagu-lagu tersebut dibawakan secara live saat ((AUMAN)) tampil di Singapura pada tahun 2013 lalu. Rekaman bootleg tersebut adalah hasil rekaman dari Vanilla Thunder Records (Singapura) dan telah direncanakan dibuat dalam format vinyl 10'' namun tidak jadi.

Album vinyl 7'' DIORAMARABAHAYA ini dibuat hanya 300 keping dan dibagi dalam dua pilihan warna yaitu Black vinyl Rp 100.000,- dan Clear vinyl Rp 120.000,- ada juga paket Bundle dengan T-Shirt di dalamnya seharga Rp 200.000,-. Sekarang silakan simak isi wawancara kami dengan ((AUMAN)) berikut ini.

Apa kabar AUMAN? Bisa diceritakan tentang album vinyl kalian DIORAMARABAHAYA?

DIORAMARABAHAYA ini adalah semacam fragmen dari SUAR MARABAHAYA. Karena didalamnya bukanlah materi baru tapi lagu yang sebelumnya sudah dirilis dalam SUAR MARABAHAYA, yaitu "Subsonic Teenage Dream Machine", "Sangkakala Apokalips" dan "City of Ghosts" yang direkam live ketika ((AUMAN)) main di Singapura pada tahun 2013 lalu. Rekaman live itu merupakan hasil rekaman bootleg oleh Vanilla Thunder Records (Singapura); yang awalnya rekaman live set ((AUMAN)) selama 45 menit di Singapura akan dirilis dalam format 10" vinyl tapi urung. Ketika Unleash Records (Solo) menawarkan merilis 7" di awal 2014 maka seijin Vanilla Thunder Records lagu itu dimasukkan. DIORAMARABAHAYA awalnya ditargetkan rilis Juli 2014 tapi karena masalah waktu produksi maka tergendala hingga November 2014 ini oleh Unleash Records.

Apa album DIORAMARABAHAYA ini dicetak juga ke format kaset dan CD?

Tidak, hanya dalam format 7" vinyl 33 RPM sebanyak 300 buah dengan 150 vinyl hitam dan 150 vinyl transparan.

Bagaimana proses pembuatan vinyl ini, berapa lama, dan dibuat di Indonesia atau di luar negeri?

Ya cukup lama beberapa bulan karena dari informasi dari Unleash Records itu diproduksi di Jerman bukan di pressing plant yang besar plus sempat ada kendala teknis.

Kenapa tidak membuat album Suar Marabahaya kalian ke format vinyl, malah membuat versi DIORAMARABAHAYA?

Dicoba dari yang kecil dulu baru yang besar. Plus bila SUAR MARABAHAYA dirilis vinyl mungkin format 12" dan biayanya lebih mahal, dan ditawarinnya bikin 7" oleh Unleash Records ya bersyukur saja bisa diriliskan vinyl, a dream come true hahahaha lagipula kan SUAR MARABAHAYA sudah sempat dirilis format kaset.

Kami tertarik begitu melihat cover album itu. Siapa seniman yang membuatnya?

Senimannya adalah Aulia Effendy dan Erwin Wijaya dari GOORM yang mana keduanya juga adalah kolaborator ((AUMAN)). Judul ilustrasi itu "The Mournful King, The Tragedy of Vlad the Impaler"

Menurut kalian album musik lokal siapa saja yang punya cover album bagus dan lagu-lagunya juga kalian favoritkan?

Beberapa nama mungkin KOMUNAL, SIKSAKUBUR, KELELAWAR MALAM, RAJASINGA, ABBHAMA yang dirilis ulang, SURI, THE SLAVE, SSSLOTHHH, DEADLY WEAPON mungkin itu beberapanya.

Kapan rencana untuk album kedua?

Sedang dalam proses pengerjaan, bersabar wak

Jawaban atas pertanyaan merupakan jawaban bersama para kolaborator ((AUMAN))